Sampah tidak selamanya tak berguna

Pernah mengamati seberapa banyak sampah yang kita hasilkan per hari? Sampah pribadi maupun sampah rumah tangga, dan apa saja di dalam sampah tersebut? Saya, jarang. Nyaris gak peduli. Sampah ya buat saya di buang, sudah tidak bermanfaat. Ngotor-ngotorin aja.

Sampai kemudian saya berkunjung ke DESA CILENGKRANG RW 17 KAMPUNG JATI BARU di Kabupaten Bandung, salah satu binaan CSR dari Indocement. Apa istimewanya Rukun Warga yang satu ini? Program Unggulan di Desa Cilengkrang yaitu pengelolaan sampah mandiri, gerakan wanita tani, serta urban farming. Selain itu juga terdapat sekolah sampah, sebuah sekolah yang
menginspirasi masyarakat umum dalam menangani sampah rumah tangga secara kreatif. Iya ada sekolah sampah di tempat ini loh, yang pertama pula di Indonesia.

Kampung ini menjadi istimewa sejak tahun 2010 di bawah binaan ketua RW Bapak Wawan dan menjadi salah satu angkatan pertama Program Kampung Ramah Lingkungan Indocement. Awalnya karena Pak Wawan sering melihat banjir melanda Kampung Jati Baru, yang disinyalir adalah akibat warga sering membuang sampah sembarangan. Kesal, akhirnya Pak Wawan mengambil tindakan. Sebagai ketua RW, jika ada masyarakat yang meminta tanda tangan untuk pengurusan dokumen, Pak Wawan meminta mereka untuk ikut serta dalam program pelestarian lingkungan. Jika menolak berpatisipasi pengurusan dokumennya akan ditolak. Nah loh, mau gak mau warga nurut kan ya XD

Pak Wawan ketua RW 17 yang kemudian menjadi local hero Indocement berkat jasanya membawa kampung Jati Baru mengelola kebersihan lingkungan hidup

Ternyata efek “kegalakan” Pak Wawan ini berjangka panjang dan cukup drastis. Sampah mulai dikumpulkan di satu tempat khusus, kemudian dipilah dan dipilih sesuai jenisnya. Sampah dapur, sampah plastik, sampah kertas, sampah elektronik, sampah kain, dll. Lalu bingung mau diapain ini semua sampah? Akhirnya tercetus ide, diolah kembali menjadi barang siap pakai sekaligus melestarikan lingkungan. Akibatnya, RW 17 Kampung Jati Baru Desa Cilengkrang jadi tampak sangat-sangat bersih. Nyaris tidak terlihat sampah selain sampah daun-daun kering.

Bersih banget kan

Tidak ada sampah yang siasia di sini. Bekas bungkus minyak goring jadi pot, sampah organic jadi pupuk, sampah Styrofoam yang paling bandel aja bisa jadi dekorasi rumah.

Selain mengelola sampah, warga juga didorong untuk bercocoktanam sendiri, dan mengolahnya menjadi makanan yang bisa dikonsumsi pribadi maupun dijual sebagai camilan. Menurut Bu Lilis salah satu kader lingkungan mereka mengadakan pasar mingguan setiap Rabu pagi, supaya warga bisa menjual hasil kebun/taninya ke warga lain. Swasembada pangan dalam skala menengah. Keren!

This slideshow requires JavaScript.

Camilan ini dibuat dari hasil kebun warga yang kemudian dijual sebagai oleh-oleh buat para pengunjung

Bu Lilis di Posyandu RW 17 Kampung Jati Baru, menceritakan pengalamannya mendatangi rumah warga untuk “jemput bola” memberikan dan mengajak warga untuk hidup sehat dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar

Wait, apa sih local hero? Local Heroes merupakan masyarakat mitra Indocement yang telah berhasil mengembangkan usahanya menuju kemandirian, yang pada gilirannya mereka juga berperan dalam
mengembangkan masyarakat lain di sekitarnya. Indocement membentuk Local Hero sebagai strategi khusus dalam bermitra dengan masyarakat. Hingga akhir 2017 terdapat 149 local hero yang tersebar di berbagai wilayah, khususnya di sekitar lingkungan operasional perseoran (desa mitra sekitar pabrik, terminal semen). Lumayan ya jumlahnya. Nah Pak Wawan dan Bu Nining ini diangkat sebagai salah satu local heroes di area Kabupaten Bandung.

Mengapa DESA CILENGKRANG RW 17 KAMPUNG JATI BARU menjadi salah satu binaan desa mitra CSR Indocement? Karena ada gudang semen Indocement di Kabupaten Bandung. Indocement memiliki komitmen untuk bekerja sama menjaga lingkungan sekitar di manapun mereka ada pabrik maupun gudang. Keunikan CSR di Bandung, terdapat program CSR yang lokasinya berjarak kurang lebih 30 kilometer dari operasional Indocement, tepatnya di Desa Cilengkrang. Hal ini diutarakan oleh Bapak Kuky Permana selaku Direktur Independen Indocement dan Bapak Sahat Panggabean selaku Manajer CSR Indocement.

Ngobrol santai bersama Pak Kuky Permana dan Pak Sahat Panggabean mengenai program #GreenIndocement

Menurut Pak Kuky, dalam berbisnis apapun ya pasti ada aja masalah yang dihadapi, namun bukan berarti Indocement melupakan komitmen mereka di bidang CSR (Corporate Social Responsibility). Semua program CSR disesuaikan dengan kebutuhan, jadi gak semua berupa dana. Pak Kuky memberi contoh longsor yang pernah terjadi di sebuah desa. Desa tersebut sudah memiliki dana sendiri, namun tidak tahu bagaimana cara menangani bencana. Indocement memberi bantuan berupa alat dan pengetahuan teknis penanganan bencana.

Untuk Desa Cilengkrang sendiri mereka memberi bantuan fasilitas umum seperti Posyandu, Perpustakaan, pendidikan pengolahan sampah tingkat lanjut.

Posyandu Desa Cilengkrang RW 17 Kampung Jati Baru

Perpustakaan ini baru dibikin, jadi bukunya belum banyak. Sebagian besar buku adalah sumbangan dari Indocement. Boleh loh kalau kita mau nyumbang buku bacaan apalagi bacaan anak. Bisa kontak Ibu Nining, istri Pak Wawan, di 081221933930 untuk janjian pengaturan pengirimannya.

Selain di Kabupaten Bandung (3 desa mitra), Indocement juga memiliki proyek CSR di tempat-tempat lain. Dari data yang saya dapat: Citeureup 12 desa mitra, Palimanan 6 desa mitra, Tarjun 10 desa mitra, Lombok 5 desa mitra, dan Cigading 3 desa mitra.

Berbagai kegiatan warga menghijaukan lingkungannya

Kunjungan saya ke Desa Cilengkrang RW 17 Kampung Jati Baru kemarin membawa pencerahan baru ke saya, bahwa sampah tidak selamanya buruk. Kalau kreatif, malah bisa membantu menghijaukan dan mempercantik tempat tinggal. Jadi, mau kamu apakan sampahmu?

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s