Tarjun? Di mana itu? Ngapain ke sana?

Jam masih menunjukkan pukul lima dini hari ketika saya dan teman-teman blogger memasuki boarding room penerbangan menuju Banjarmasin. Pagi itu adalah salah satu petualangan baru bagi saya. Mengunjungi sebuah daerah yang belum pernah saya dengar sama sekali sebelumnya. Tarjun, Kalimantan Selatan. Dan untuk mengunjunginya kami melalui dua penerbangan (Banjarmasin dan Kotabaru) dan sekali perjalanan memakai speedboat. Exciting! Makin excited lagi ketika melihat pesawat yang digunakan dari Banjarmasin ke Kotabaru, yaitu pesawat ATR. Sudah sejak tahun lalu saya berharap ada penerbangan yang saya tempuh yang memakai pesawat ini 😀

Regrann from @nitasellya

Mau ke mana sih jauh-jauh? Kami akan berangkat mengunjungi beberapa lokasi CSR Indocement yang lain selain yang sudah pernah saya kunjungi beberapa waktu lalu yaitu Cilengkrang, Citeureup, dan Cirebon.

Kali ini ke mana aja sih?

Desa Langadai

Di desa ini ada salah satu Local Hero Indocement bernama Ibu Adawiyah. Ibu muda yang selalu nampak ceria dan bersahabat ini awalnya merupakan pekerja di perusahaan kontraktor Indocement. Kemudian Ibu Adawiyah mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh Indocement. Selepas pelatihan Indocement bersama  Ibu Adawiyah mendirikan bank sampah di Desa Langadai, dengan nama Bank Sampah Andelsa (Anak Desa Langadai). Pembentukan bank sampah ini merupakan respon dari keprihatinan Ibu Adawiyah atas kebiasaan masyarakat untuk membuang sampah sembarangan di sungai/laut atau dengan cara membakarnya.

adawiyah

Pada awalnya, masyarakat tidak menyambut baik keberadaan bank sampah ini, tetapi seiring berjalannya waktu serta upaya sosialisasi masyarakat pun berpartisipasi menjadi nasabah bank sampah. Ibu Adawiyah juga mendirikan galeri kerajinan daur ulang sampah dan berperan dalam pelestarian Hutan Mangrove di Desa Langadai. Ibu Adawiyah pernah mendapat “Penghargaan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Kotabaru untuk kategori Pemerhati Lingkungan Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2014” atas kepeduliannya terhadap pengelolaan sampah dan kerajinan limbah serta kelestarian Hutan Mangrove di Desa Langadai.

Kami mampir ke kediaman beliau untuk mencicipi karya lain yang beliau dan ibu-ibu desa Langadai bikin sebagai salah satu oleh-oleh khas Langadai. Keripik pakis, amplang bandeng, dan abon ikan bandeng. Awalnya camilan ini dibuat seadanya, kemudian dilirik Indocement karena rasanya lezat dan menjadi salah satu mitra CSR. Indocement membantu proses perijinan BPOM dan mengajarkan cara pengemasan yang praktis namun tetap bersih dan layak jual. Hasilnya, saya menghabiskan 2 bungkus keripik pakis nonstop selama perjalanan 😀 Ampangnya juga enak, gurih, renyah tanpa membuat rahang sakit saat mengunyah. Enak buat tambahan lauk.

Quarry Kompleks Pabrik Tarjun

Kunjungan ke Quarry kali ini tidak terlalu maksimal karena kami disambut hujan deras hingga sore hari. Berikut adalah beberapa data yang disampaikan pihak Indocement ke kami:

Promosi dan perlindungan keanekaragaman hayati di lokasi ekstraksi mineral merupakan salah satu pilar utama strategi Indocement sebagai bagian dari HeidelbergCement Group untuk menerapkan metode produksi yang berkelanjutan. Indocement Kompleks Pabrik Tarjun telah melakukan studi keanearagaman hayati dengan Ecologist dari Heidelberg Technology Centre dan Study Keberagaman Burung oleh Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Kampanye tentang Pelestarian Lingkungan dan Kenekaragaman Hayati ke masyarakat sekitar dan membuat lokasi-lokasi yang Potensial sebagai area konservasi di dalam wilayah izin Pertambangan.

Kampanye pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati dalam wilayah izin tambang (quarry) yang telah dilakukan antara lain:

  1. “Quarry Country Bike”

Agenda Dua tahunan berupa kegiatan Quarry Open Day dengan bersepeda gunung melintasi area tambang, hutan, gunung dan bukit yang berada dalam wialyah izin Tambang, diselingi dengan penanaman pohon di lahan bekas tambang oleh para peserta, melibatkan komunitas Sepeda Gunung dan para pemangku kepentingan, di 10 Desa Mitra yang ada disekitar lokasi Pabrik dan tambang.

  1. “Quarry Photograpy Contest”

Kompetisi fotografi untuk mendokumentasikan kahayati di area Tambang (Quarry), diikuti oleh Komunitas Photography yang ada di wilayah Kabupaten Kotabaru dan sekitar.

Dalam rangka menjaga dan memelihara keberlangsungan hidup satwa Monyet yang bersarang di pilar batu Gamping dalam wilayah izin Tambang batu Gamping, sebagai lokasi Konservasi Monyet dengan tetap menjaga keutuhan Pilar tersebut dari proses kegiatan penambangan batu Gamping dan rutin memberikan buah Pisang sebagai makanan untuk keberlangsungan hidup Monyet di lokasi tersebut.

Di area Pabrik juga ditemukan 5 spesies endemik Kalimantan atau spesies yang tersebar hanya di Kalimantan. Spesies yang dapat dikatakan juga khas Kalimantan ini terdiri atas burung elang alap erasia, merpati hitam metalik, cabai panggul kelabu, bondol kalimantan, dan luntur kalimantan.

Indocement Kompleks Pabrik Tarjun telah menetapkan area Hutan seluas 20 hektar sebagai Kawasan Hutan Konservasi yang nantinya akan dikemas sebagai Hutan Penelitian, berdasar hasil penelitian yang sudah dilakukan. Dalam revegetasi, tumbuhan yang diutamakan adalah spesies lokal, karena spesies lokal memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan setempat serta tidak menimbulkan masalah lanjutan, baik pada spesies tumbuhan lain maupun pada satwa yang menggunakan tumbuhan itu atau memanfaatkan area sebagai habitatnya.

Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Kompleks Pabrik Tarjun

P3M Kompleks Pabrik Tarjun diresmikan penggunaannya pada 14 Februari 2010

P3M memiliki luas 7 hektar, dimana di kawasan ini juga terdapat Indocement Wildlife Education Center (IWEC).

Fasilitas di P3M Kompleks Pabrik Tarjun:

  • Area pertanian konvensional
  • Area pertanian hidroponik
  • Area perkebunan karet
  • Area peternakan Sapi, kambing, dan bebek
  • Area perikanan
  • Area tanaman hutan, kebun rumput, demplot lebah dan kumbung jamur

Yang paling seru di P3M ini, kami bisa menyicipi madu langsung dari sarang lebah!

 

Karena lebahnya adalah lebah yang tidak menyengat. Bentuk sarangnya kaya kumpulan gundu gitu. Buat memakan madunya, salah satu kantong madu dibologin lalu sedot madunya pakai sedotan. Enakkkk, manis dan agak masam. Satu kotak sarang bisa menghasikan sekitar 300ml madu.

Indocement Wildlife Educational Center (IWEC)

IWEC terletak di kawasan P3M Kompleks Pabrik Tarjun dan memiliki  luas kurang lebih 3,5 hektar. IWEC merupakan pusat pelatihan dan penyelamatan satwa langka endemik Kalimantan Selatan bertujuan untuk untuk mencegah kepunahan satwa langka Bekantan, Owa-Owa dan Rusa Sambar, yang secara perlahan mulai terancam habitatnya.

Indocement bekerjasama dengan Badan Konservasi & Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Kotabaru dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengawasi dan melatih satwa-satwa liar tersebut hingga dapat kembali dilepasliarkan. Dalam masa pelatihan, satwa-satwa liar tersebut mengalami perbaikan gizi dengan asupan makan dan minum yang berkualitas.

Indocement juga membantu mengevakuasi dan menyelamatkan satwa-satwa liar tersebut dari ancaman penjualan ilegal satwa liar. Sejak tahun 2010 IWEC dikunjungi oleh pelajar, pemerhati satwa liar dan mahasiswa untuk melakukan penelitian.

Mangrove Desa Langgadai

Kawasan pelestarian mangrove kami kunjungi di hari kedua. Alhamdulillah cuaca cerah sekali setelah kemarin diterpa hujan seharian. Rencananya kami mau sepedaan sepanjang konservasi, tapi batal karena kayaknya nyampenya kesiangan 😀

Di sana ketemu lagi sama Pak Kuky Permana dan Pak Sahat Panggabean juga beberapa petinggi Indocement lainnya. Kami sarapan nasi uduk komplit buatan para ibu-ibu Langadai yang enak BANGET apalagi makannya pakai amplang bandeng. Nyam.

Sambil sarapan, foto-foto, kami juga dihibur musik pimpinan Pak Norman warga Tarjun. Selain piawai bermain musik dia juga ahli membuat alat musik, ukir-ukiran, bahkan membuat furnitur perabot rumah tangga.

Pelestarian Mangrove di Desa Langadai dilakukan sejak tahun 2012 oleh Indocement dan masyarakat Desa Langgadai. Total lahan yang sudah dipulihkan mencapai 14,2 hektar, di mana 4,5 hektarnya milik Indocement dan 9,7 hektarnya ada di lahan milik masyarakat. Ada 21.150 batang yang ditanam dalam proses reboisasi ini (10.800 jenis Rhizopora, 5.200 jenis Avinecea, dan 5.150 jenis Brugulera. Program penyelamatan hutan mangrove ini berawal dari tingginya penggunaan kayu mangrove sebagai bahan bakar dan menyebabkan turunnya angka populasi tanaman tersebut. Indocement mengedukasi warga Desa Langadai mengenai manfaat tanaman mangrove. Bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Indocement membantu masyarakat memahami bahwa tanaman mangrove memiliki banyak manfaat. Kerja sama terakhir dengan ULM tidak hanya di bidang mangrove, Pada akhir 2017 Indocement juga bekerja sama dengan ULM untuk meneliti dan uji coba reklamasi lahan bekas tambang.

Manfaat mangrove antara lain menyerap karbon di udara dan menjaga ekosistem laut. Selain itu olahan dari buah mangrove juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil olahan buah mangrove dapat menghasilkan sirup dan sabun berkualitas. Dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat, saat ini warga Desa Langadai mengalami peningkatan perekonomian dari pemanfaatan olahan buah mangrove..

Dalam rencana jangka panjang, pelestarian mangrove di Desa Langadai juga dapat dijadikan lokasi pelepas liaran satwa-satwa langka yang saat ini tengah direhabilitasi di IWEC.. Pelestarian hutan mangrove di area Pabrik Tarjun meraih predikat “Platinum” di bidang lingkungan dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICSRA) 2017 loh.

Perjalanan yang singkat namun cukup padat dan sarat pengalaman. Semoga Indocement selalu memberikan prioritas tinggi akan program-program CSR mereka dan semakin meminimalisasi dampak lingkungan yang terjadi.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s